Kiat-Kiat Tepat Membuat Permukaan Kue Nastar Tidak Pecah

0
1975

 

Kue nastar menjadi camilan atau kudapan kue kering yang mungkin sebagian besar menjadi isian toples para keluarga terutama saat hari-hari spesial tiba seperti hari Raya Idul Fitri dan lain sebagainya. Kue kering satu ini memang banyak sekali penikmatnya dengan alasan mereka menyukai kue tersebut karena nastar ini begitu renyah, lembut saat berada di dalam mulut. Kue kering yang di atasnya biasanya di garnish dengan olesan kuning telur, parutan keju serta batang cengkeh tersebut pada perkembangannya saat ini telah divariasikan dan dikombinasikan menjadi suatu nastar yang berbeda sehingga tampilan maupun segi rasanya menjadi bertambah unik, menarik, dan semakin banyak disukai banyak orang.

Mungkin sudah banyak orang terutama para wanita dan para ibu yang telah menguasai cara membuat kue kering nastar ini. Memang bahan maupun cara membuat kue kering satu ini sangat mudah untuk dilakukan dan anggarannya pun tentunya tak akan merogoh kocek terlalu dalam. Dikatakan mudah memang cukup mudah untuk membuat kudapan spesial lebaran ini akan tetapi ternyata jika tahapan atau pun caranya tidak pas sesuai dengan aturan, kudapan nastar yang dibuat tampilan maupun rasanya bisa menjadi tidak sempurna. Salah satu kasus yang sering terjadi dan ditemukan ialah kue kering nastar tersebut permukannya pecah dan terkadang membuat isian selai nanasnya menjadi meluber ke luar.

Hal tersebut mungkin pernah dialami oleh para ibu sekalian dimana tentunya dapat membuat perasaan sedikit kecewa dengan kreasi yang telah dibuat. Lalu setelah itu pasti terbersit sebuah pertanyaan adakah kiat dan trik khusus supaya kue nastar yang para ibu buat sebagai hidangan spesial hari istimewa itu permukannya tidak pecah? Berikut kami informasikan trik dan panduan lengkap membuat permukaan nastar agar tidak menjadi pecah :

  1. Ketika anda membeli selai jadi di toko kue pastikan selai tersebut teksturnya padat, kesat, kering dan tidak berair.
  1. Tidak dibenarkan untuk menggunakan 100% butter pada adonan nastar karena kondisi tersebut dapat membuat tekstur nastar menjadi sangat rapuh.
  1. Gunakan rolling pin untuk menggilas adonan nastar yang mana dapat para ibu gunakan pula penggaris di sisi kiri dan kanan adonan itu yang digunakan sebagai batasan tinggi.
  1. Setelah digilas cetaklah adonan nastar tersebut menggunakan cookie cutter dimana dapat membuat bentuk nastar menjadi lebih seragam.
  1. Olesi nastar dengan kuning telur setelah dioven selama beberapa menit terlebih dahulu sehingga permukannya tidak akan pecah.
  1. Untuk olesan yang lebih mengkilat para ibu dapat menambahkan madu pada bahan olesan kurang lebih sebanyak 2 sdm.
  1. Agar nastar tidak menjadi keras pastikan untuk tidak memixernya terlalu lama. Untuk pengadonan nastar, menggunakan spatulapun sudah cukup memenuhi syarat.
  1. Ketika akan dimasukkan ke dalam toples pastikan nastar tersebut telah benar-benar kering.